Rabu, 01 Juni 2016

Terkena Cacar Ketika Sedang Hamil Muda

Wih lama tak bersua ni blog ini dan kali ini ga akan bahas terkait dengan teknologi. Kali ini saya akan mencoba memberikan pengalaman nyata ketika istri saya sedang hamil muda. Sebenarnya sudah lama saya ingin menuliskan dan berbagi pengalaman tapi belum sempat nulis lagi disini.

Oh ya jadi begini ceritanya...... (hening dan nyimak sambil minum teh panas). Kira-kira sekitar setahun yang lalu saya terkena penyakit cacar dan itu bener-bener ujian sekali dari Alloh karena sangat menderita jika kita terkena penyakit tersebut. Ciri-cirinya adalah kondisi badan kita kurang enak (lemes, anget, kaya panas dalam, pusing, campur aduk). Saya pikir dulu cuman kecapean tapi lama kelamaan timbul bercak-bercak dibeberapa bagian tubuh saya. Kemudian saya mencoba mengasingkan diri dengan hanya didalam kamar saja setiap harinya. Singkat cerita ketika saya terkena penyakit tersebut, istri saya sedang hamil muda sekitar 3 bulan lebih dan sungguh takut jika penyakit ini menular ke orang disekitar rumah.

Akhirnya saya sembuh sekitar seminggu walau belum sembuh secara total. Nah salahnya saya adalah sudah menganggap itu sembuh padahal jika orang yang terkena cacar masa penyembuhan sampai akhir adalah memakan waktu 2 minggu lebih bahkan sampai sebulan (hehe lebay).

Tapi ga disangka istri saya mulai mengeluhkan badannya terasa pegal sekali dan rada anget gitu suhu tubuhnya. Astagfirulloh ketika saya menemukan ada bercak mirip cacar dan dia emang tidak sebanyak seperti saya waktu itu. Disitu saya merasa terpukul dan merasa bersalah sekali karena ini semua gara-gara saya yang lain jadi ikut kena. Padahal sekitar dua hari yang lalu habis check up kondisi kehamilan. Saya dan istri pun bingung, kemudian mencoba membuka browser yang tertuju ke search engine GOOGLE. Ketika hasilnya keluar dengan kata kunci seperti "Terkena cacar ketika hamil muda" dan hasilnya bikin takut sekali (Ya Alloh dosa apa kami).

Banyak yang menulis di blog dan beberapa forum efek ketika terkena cacar. Istri pun sangat shock sekali karena malah ada yang menuliskan bahwa penyakit tersebut dapat menggugurkan kandungan (padahal dia baru keguguran sekitar setahun kurang) atau jika hamil tua maka anaknya nanti akan sedikit bermasalah (buruknya cacat). 

Disitu saya kesal dengan para penulis disana dan memang dunia maya tidak ada yang bisa mencegah isi kontennya. Kemudian saya langsung mengkontak dokter kandungan dan hari itu sebenarnya hari libur tapi berhubung sang Dokter baik sekali dan rumahnya deket dengan rumah sakit, maka dia bilang langsung masuk UGD saja dan dokter jaga disana suruh mengkontak dia untuk diberitahukan penanganan awal seperti apa.

Langsung ketika sudah sampai ditangani sama tim UGD, Dokter kandungannya pun datang (dr Otamar). Dia pun bilang kok kemarin pas check ga bilang, lah ini juga baru tau ada keluar bercak-bercak.

Kemudian kami menanyakan efek sampingnya terhadap kandungan apakah sampai bisa menggugurkan kandungan seperti yang ada di dunia maya sana. Dia langsung bilang bahwa kenapa harus percaya sama hal-hal kaya gitu, dan sekarang kita usaha maksimal serta disuruh full doa serta dikasih obat apa gitu saya lupa (obat antivirus, dll).

Dia menceritakan bahwa tentang hal-hal tersebut yang membuat kami tenang dan dia bingung malah kok bisa ada beberapa pihak yang menuliskan seperti itu di dunia maya. Saya hanya berpikir positif saja dan Wallahu a'lam.

Oh ya Ibu saya akhirnya teringat bahwa istri adiknya juga pernah mengalami hal serupa dan alhamdulillah anaknya sehat-sehat saja sampai sekarang. Disitu kami hanya pasrah dan terus tegang hingga sampai proses persalinan. Alhamdulillah Alloh menjawab doa kami dengan memberikan anak yang lucu sekali dan hingga saat ini dia sehat wal a'fiat.

Jadi inti dari tulisan ini (hikmahnya) adalah kita jangan terlalu panik dalam menghadapi sebuah musibah dan cepat mengkontak dokter kandungan serta jangan lupa untuk terus berdoa. Hanya Alloh SWT yang dapat membuat tidak mungkin menjadi mungkin, dan membuat yang mungkin menjadi tidak mungkin. Jika anda terkena penyakit saat hamil, jangan melihat ke dunia maya karena akan mengganggu psikologis sang ibu bahkan nanti kasian sama bayinya jika ibunya stres.

Sekian tulisan singkat ini, jika terdapat kesalahan maka semua itu bersumber dari saya dan apabila yang ada benar itu bersumber dari Alloh SWT.


Reaksi:

1 komentar:

Okechukwu Solomon mengatakan...

Thanks for sharing