Rabu, 25 Mei 2011

Menjadi Pemimpin Yang Berguna Untuk Semua

Bismillah ane mau mulai ngetik2 dlu nih dan sedikit curhat2 deh. Ane kali ini mau ngangkat topik yaitu Bagaimana menjadi pemimpin yang berguna bagi orang lain walau ane bukan pemimpin bangsa, hehehe. Kali aja tulisan ane dan pemikiran ane ini dapat diserap dan ada manfaatnya sedikit deh.

Bagaimanakah kita memulai menjadi seorang pemimpin yang good leader. Sekilas memang kadang orang mengganggap menjadi leader adalah hal yang sulit tapi jika kita menjalani dengan kerjasama tim yang solid, maka seorang leader tsb akan menjadi leader yang baik bagi timnya. Ada beberapa cara menurut ane yang bisa dijalankan, diantaranya :

  1. Lihatlah kondisi dan situasi lingkungan anda.
  2. Perhatikan dan mengerti sifat2 bawahan anda.
  3. Sering2lah sharing dan melakukan meeting informal dengan bawahan anda.
  4. Biarkan bawahan anda memberikan ide2 untuk kemajuan organisasi anda.
  5. Belajarlah menjadi bawahan dan jangan pernah meninggikan ego anda.
  6. Jangan juga terlalu merasa bahwa anda bisa menyuruh seenaknya bawahan anda tanpa perhitungan yang matang.
  7. Belajar menghargai orang lain.
  8. Jangan sering mengadu argumen kepada bawahan anda.
  9. Jangan biarkan anak buah anda beradu argumen dengan yang lain. Hal itu terkadang bikin hubungan organisasi menjadi tidak erat atau solid. 
  10. Belajar melindungi bawahan anda dari serangan orang lain.
  11. Belajar menengahi masalah yang ada atau disaat konflik.
  12. Selalu berdoa kepada Alloh SWT agar semua urusan dipermudah.
  13. Jangan pernah berfikiran untuk meraup kekayaan sebanyak-banyaknya.
  14. Rajin2lah beribadah dan bersedekah.
  15. Jangan mempunyai orang kepercayaan yang sifatnya hanya bisa menjilat dan cari muka.
  16. Buat seolah-olah bawahan anda adalah teman akrab.
  17. Ajak jalan dan traktir makan bawahan anda sekali-kali.

Hal itu yang saya rasakan beberapa nilai2 yang penting untuk menjadi seorang leader yang baik. Mungkin ada beberapa ide saya yang salah tapi itulah yang saat ini harus saya lakukan. Jika kita merasa tidak tinggi hati, maka kita akan mengerti perasaan bawahan kita, bagaimana dia merasa bahwa dia hanya orang kecil. Jangan pernah anda memaki bawahan anda coz efek sampingnya bakal ga harmonis hubungan organisasi anda.

Semoga tulisan saya ini berguna bagi para pembaca dan ambil hikmahnya saja.

Reaksi:

0 komentar: