Kamis, 29 Desember 2011

Hargai SDM Pada Organisasi/Perusahaan Anda

Kali ini saya ingin membahas tentang cara menghargai SDM pada organisasi atau perusahaan anda. Kenapa hal ini perlu dilakukan, menurut saya ini adalah hal utama yang harus dilakukan apabila organisasi atau perusahaan anda ingin maju dan lebih berkembang.

Kebanyakan di setiap perusahaan suka mengabaikan hal-hal tersebut dan jika yang ekstrim malah membuat SDM malah diperas tenaganya hingga habis keringat yang ada ditubuh manusia tersebut. Hal ini yang sangat membuat hati saya geram dan kesal sekali, sepertinya hati nurani para pengurusnya telah lenyap ditutup noktah hitam.

Belakangan ini di Indonesia lagi heboh-hebohnya tentang demo para pekerja dan malah ada yang sampai mogok kerja karena menuntut sesuatu hal. Kenapa mereka pada demo, yaitu mereka ingin manusia sebagai alat utama untuk menggerakkan kerja perusahaan disejahterakan dan didengarkan suara-suara hati nurani mereka. Manusia mempunyai titik batas dalam menahan rasa amarah yang mereka pendam-pendam selama ini. Apabila rasa tersebut sudah tidak dapat dipendam kembali, maka rasa tersebut akan meletus bagaikan Gunung Merapi. Tidak ada yang bisa menghalangi keinginan manusia tersebut apabila sudah diambang batas kewajaran.

Sebenarnya menurut saya apabila mereka menuntut kesejahteraan hidup mereka, itu sangat sah saja kok karena mereka sudah bekerja dengan penuh keringat dan tenaga untuk mengeluarkan output secara maksimal. Saya suka miris banget dengan buruh-buruh sebuah pabrik yang mereka bekerja menurut saya agak kerja rodi tapi apa yang mereka dapatkan tidak setimpal sekali.

Coba dipikirkan secara bijak, jika mereka tidak bekerja keras apakah perusahaan akan mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan keinginan para petinggi. Tidak mungkin hal itu terjadi jika SDM ga bekerja keras pagi siang dan malam. Jadi apakah SDM apabila menuntut kesejahteraan itu bersifat salah. Tidak salah dan itulah hal yang sangat wajar bagi saya.

Bagaimana membuat kestabilan sebuah perusahaan dan berikut masukkan dari saya :
1. Berikan sebuah penghargaan kepada SDM yang berprestasi dengan memberikan bonus atau hal lainnya akan tetapi bentuk penilaian harus secara jujur dan benar, bukan karena ada kepentingan tertentu.

2. Berikan bonus tahunan kepada seluruh SDM apabila perusahaan mendapatkan keuntungan yang cukup baik. Hal ini terkadang suka dilupakan oleh pihak petinggi perusahaan untuk memberikan bonus kepada karyawan dan malah ada sebagian perusahaan yang memakan sendiri keuntungan tersebut.

3. Jika karyawan banyak yang di outsource, berikan penghasilan yang setimpal dan jika mereka sudah di outsource hampir sangat lama sekali, sebaiknya karyawan tersebut dijadikan pegawai tetap dan jika mereka sudah dijadikan pegawai tetap diminta kontribusi yang maksimal untuk memajukan perusahaan dan jika perusahaan untung, maka mereka semua mendapatkan bonus yang setimpal.

4. Perhatikan tingkat kesehatan SDM. Jika ditelantarkan kesehatan mereka, lantas bagaimana klo mereka sakit dan tidak bisa bekerja. Pasti perusahaan akan tidak stabil dan hal ini yang menurut saya sangat penting, karena kesehatan itulah hal yang paling mahal dalam hidup ini.

5. Berikan penaikkan pangkat seorang karyawan jika dia sudah mengabdi lama dan mempunyai kontribusi yang cukup baik. Jangan malah menaikkan pangkat anak yang masih bau kencur ketimbang seniornya. Hal ini jika dilakukan akan menambah semangat seorang karyawan diperusahaan tersebut dan dia akan bekerja secara semangat dengan jabatan barunya.


Hal-hal diatas hanya sebuah ide pemikiran saya jika SDM disebuah organisasi atau perusahaan tidak demo secara besar-besaran dan membuat aksi yang tidak baik juga. Inti dari semua itu adalah sebuah bentuk penghargaan yang diberikan kepada manusia yang sudah bekerja dengan baik. Manusia itu mempunyai tipikal sangat senang apabila mereka dihargai atau dipuji. Itu menurut saya sudah menjadi suratan takdir didunia ini.

Semoga dengan anda membaca tulisan ini, hati nurani anda bisa menjadi lebih terbuka dan mengerti jika kita didunia ini tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan orang lain.

Reaksi:

0 komentar: